Desa Wani Lumbumpetigo
Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala - 72
SYAMSUDDIN | 20 Mei 2026 | 1 Kali Dibaca
Artikel
SYAMSUDDIN
26 20-0 12:31:24
1 Kali Dibaca
Mengenal Tingkatan Keluarga Sejahtera di Indonesia
Dalam kehidupan bermasyarakat, kesejahteraan keluarga menjadi salah satu indikator penting untuk melihat kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Di Indonesia, terdapat klasifikasi yang dikenal dengan istilah Tingkatan Keluarga Sejahtera. Kategori ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana sebuah keluarga mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, mulai dari kebutuhan dasar hingga mampu berkontribusi bagi masyarakat sekitar.
Berikut penjelasan lengkap mengenai tingkatan keluarga sejahtera.
1. Keluarga Pra Sejahtera
Keluarga Pra Sejahtera adalah keluarga yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari secara layak.
Ciri-ciri:
-
Penghasilan sangat terbatas
-
Kesulitan memenuhi kebutuhan makan
-
Tempat tinggal kurang layak
-
Pendidikan anak belum terpenuhi dengan baik
-
Sulit mendapatkan layanan kesehatan
Pada tahap ini, keluarga masih fokus bertahan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal.
2. Keluarga Sejahtera I
Pada tingkat ini, keluarga sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar minimum, namun belum memiliki kehidupan yang stabil secara ekonomi.
Ciri-ciri:
-
Makan teratur setiap hari
-
Anak mulai mendapatkan pendidikan
-
Memiliki tempat tinggal sederhana
-
Bisa berobat ketika sakit
-
Belum memiliki tabungan atau cadangan ekonomi
Keluarga Sejahtera I mulai mengalami peningkatan kualitas hidup dibanding Pra Sejahtera.
3. Keluarga Sejahtera II
Keluarga Sejahtera II sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar dan kebutuhan sosial psikologis keluarga.
Ciri-ciri:
-
Penghasilan lebih stabil
-
Pendidikan anak lebih terjamin
-
Hubungan keluarga lebih harmonis
-
Mulai memiliki tabungan sederhana
-
Mampu mengikuti kegiatan sosial di lingkungan
Pada tahap ini, keluarga mulai memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan kualitas hidup.
4. Keluarga Sejahtera III
Keluarga Sejahtera III merupakan keluarga yang sudah mapan dan mampu mengembangkan potensi diri serta lingkungan sekitar.
Ciri-ciri:
-
Kondisi ekonomi cukup baik
-
Pendidikan keluarga lebih tinggi
-
Memiliki perencanaan masa depan
-
Aktif dalam kegiatan masyarakat
-
Memiliki aset atau usaha yang berkembang
Keluarga pada tingkat ini tidak hanya fokus pada kebutuhan pribadi, tetapi juga mulai memberi dampak positif bagi lingkungan.
5. Keluarga Sejahtera III Plus
Ini adalah tingkat kesejahteraan tertinggi dalam klasifikasi keluarga sejahtera.
Ciri-ciri:
-
Sangat stabil secara ekonomi
-
Aktif membantu masyarakat
-
Terlibat dalam kegiatan sosial dan pembangunan
-
Menjadi contoh atau panutan di lingkungan
-
Memiliki kepedulian sosial yang tinggi
Keluarga Sejahtera III Plus biasanya mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar melalui bantuan sosial, pendidikan, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Kesimpulan
Tingkatan Keluarga Sejahtera bukan hanya sekadar penilaian ekonomi, tetapi juga menggambarkan kualitas hidup, pendidikan, kesehatan, serta peran sosial dalam masyarakat. Setiap keluarga tentu memiliki harapan untuk terus berkembang menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.
Dengan memahami klasifikasi ini, masyarakat dapat lebih mengetahui posisi dan kondisi keluarganya, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas hidup demi masa depan yang lebih baik.
PENJELASAN :
KELUARGA PRA SEJAHTERA
Pengertian
Keluarga Pra Sejahtera adalah keluarga yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari secara layak. Biasanya masih mengalami kesulitan dalam hal makanan, pakaian, tempat tinggal, kesehatan, maupun pendidikan.
Ciri-Ciri Keluarga Pra Sejahtera
🔹 Penghasilan sangat rendah atau tidak tetap
🔹 Kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari
🔹 Rumah belum layak huni
🔹 Tidak memiliki tabungan atau aset berharga
🔹 Pendidikan anggota keluarga masih rendah
🔹 Sulit mendapatkan layanan kesehatan dengan baik
🔹 Pekerjaan tidak tetap atau pengangguran
Contoh Kondisi
✅ Makan hanya 1–2 kali sehari
✅ Rumah berdinding papan/rumbia dan lantai tanah
✅ Anak terancam putus sekolah karena biaya
✅ Tidak memiliki kendaraan atau aset produktif
✅ Penghasilan hanya cukup untuk kebutuhan harian
Tujuan Pendataan Pra Sejahtera
Pendataan ini dilakukan agar keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan pemerintah seperti:
✔️ Bantuan pangan
✔️ Program kesehatan
✔️ Bantuan pendidikan
✔️ Program rumah layak huni
✔️ Bantuan UMKM dan sosial lainnya
Pesan Edukasi
“Keluarga Pra Sejahtera bukan berarti tidak mampu selamanya. Dengan dukungan, kerja keras, dan program pemberdayaan yang tepat, kesejahteraan keluarga dapat terus meningkat.”
KELUARGA SEJAHTERA I
Pengertian
Keluarga Sejahtera I adalah keluarga yang sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, namun kondisinya masih terbatas dan belum sepenuhnya stabil secara ekonomi maupun sosial.
Ciri-Ciri Keluarga Sejahtera I
🔹 Kebutuhan makan sehari-hari mulai terpenuhi
🔹 Sudah memiliki tempat tinggal sederhana
🔹 Anak mulai mendapatkan pendidikan
🔹 Bisa berobat ketika sakit
🔹 Memiliki penghasilan meskipun masih terbatas
🔹 Belum memiliki tabungan atau aset yang cukup
🔹 Kehidupan ekonomi masih rentan
Contoh Kondisi
✅ Makan teratur setiap hari
✅ Anak sudah bersekolah
✅ Rumah sederhana namun layak ditempati
✅ Sudah memiliki pekerjaan atau usaha kecil
✅ Masih kesulitan jika ada kebutuhan mendadak
Tujuan Pendataan
Pendataan Keluarga Sejahtera I bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memberikan pembinaan dan program peningkatan kesejahteraan seperti:
✔️ Bantuan UMKM
✔️ Pelatihan keterampilan
✔️ Bantuan pendidikan
✔️ Program kesehatan keluarga
✔️ Program pemberdayaan ekonomi masyarakat
Pesan Edukasi
“Keluarga Sejahtera I merupakan langkah awal menuju kehidupan yang lebih mandiri, sehat, dan sejahtera. Dengan semangat kerja keras dan dukungan bersama, kesejahteraan keluarga dapat terus meningkat.”
KELUARGA SEJAHTERA II
Pengertian
Keluarga Sejahtera II adalah keluarga yang sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar serta kebutuhan sosial dan psikologis keluarga dengan lebih baik. Kondisi ekonomi mulai stabil dan kehidupan keluarga lebih harmonis.
Ciri-Ciri Keluarga Sejahtera II
🔹 Penghasilan keluarga lebih stabil
🔹 Kebutuhan makan, pakaian, dan tempat tinggal terpenuhi
🔹 Anak mendapatkan pendidikan yang lebih baik
🔹 Hubungan keluarga harmonis dan saling mendukung
🔹 Mulai memiliki tabungan atau aset sederhana
🔹 Aktif dalam kegiatan sosial masyarakat
🔹 Memiliki perencanaan masa depan keluarga
Contoh Kondisi
✅ Anak sekolah berjalan lancar
✅ Memiliki rumah yang lebih layak
✅ Sudah mempunyai tabungan meski sederhana
✅ Bisa memenuhi kebutuhan kesehatan keluarga
✅ Mulai memiliki usaha atau pekerjaan tetap
✅ Aktif ikut kegiatan desa atau lingkungan
Tujuan Pendataan
Pendataan Keluarga Sejahtera II dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga melalui:
✔️ Pengembangan ekonomi keluarga
✔️ Pelatihan usaha dan keterampilan
✔️ Program pendidikan lanjutan
✔️ Peningkatan kesehatan dan gizi keluarga
✔️ Pemberdayaan sosial masyarakat
Pesan Edukasi
“Keluarga Sejahtera II menunjukkan keluarga yang mulai mandiri, harmonis, dan berkembang. Dengan terus menjaga pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga, kesejahteraan yang lebih tinggi dapat tercapai.”
KELUARGA SEJAHTERA III
Pengertian
Keluarga Sejahtera III adalah keluarga yang telah mampu memenuhi kebutuhan dasar, sosial, dan pengembangan keluarga dengan baik. Keluarga ini sudah lebih mapan, mandiri, serta aktif berperan dalam lingkungan masyarakat.
Ciri-Ciri Keluarga Sejahtera III
🔹 Kondisi ekonomi keluarga cukup baik
🔹 Memiliki rumah yang layak dan nyaman
🔹 Pendidikan anggota keluarga lebih tinggi
🔹 Memiliki tabungan atau aset yang berkembang
🔹 Aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan
🔹 Mampu merencanakan masa depan keluarga
🔹 Memiliki usaha atau pekerjaan yang stabil
Contoh Kondisi
✅ Keluarga memiliki penghasilan tetap dan cukup
✅ Anak dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi
✅ Memiliki kendaraan atau aset produktif
✅ Aktif membantu kegiatan lingkungan/desa
✅ Sudah memiliki perencanaan keuangan keluarga
✅ Kehidupan keluarga harmonis dan mandiri
Tujuan Pendataan
Pendataan Keluarga Sejahtera III bertujuan untuk mendorong keluarga agar terus berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui:
✔️ Pengembangan usaha produktif
✔️ Program peningkatan kualitas SDM
✔️ Pelatihan kewirausahaan
✔️ Kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat
✔️ Penguatan ekonomi keluarga berkelanjutan
Pesan Edukasi
“Keluarga Sejahtera III adalah gambaran keluarga yang mandiri, berkembang, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kesejahteraan tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat dan membangun desa yang lebih maju.”
KELUARGA SEJAHTERA III PLUS
Pengertian
Keluarga Sejahtera III Plus adalah tingkat kesejahteraan tertinggi, yaitu keluarga yang tidak hanya mampu memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya, tetapi juga aktif berkontribusi dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
Ciri-Ciri Keluarga Sejahtera III Plus
🔹 Kondisi ekonomi sangat stabil
🔹 Memiliki aset atau usaha yang berkembang
🔹 Pendidikan keluarga lebih tinggi dan berkualitas
🔹 Aktif membantu masyarakat dan kegiatan sosial
🔹 Menjadi panutan di lingkungan sekitar
🔹 Memiliki kepedulian sosial yang tinggi
🔹 Berperan dalam pembangunan desa atau komunitas
Contoh Kondisi
✅ Memiliki usaha yang maju atau pekerjaan mapan
✅ Mampu membantu keluarga lain yang membutuhkan
✅ Aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pendidikan
✅ Menjadi contoh keluarga harmonis dan mandiri
✅ Berkontribusi dalam pembangunan lingkungan/desa
✅ Memiliki perencanaan masa depan yang baik dan berkelanjutan
Tujuan Pendataan
Pendataan Keluarga Sejahtera III Plus bertujuan untuk mendorong keluarga agar terus menjadi penggerak kemajuan masyarakat melalui:
✔️ Program pemberdayaan masyarakat
✔️ Kegiatan sosial dan kemanusiaan
✔️ Dukungan UMKM dan ekonomi desa
✔️ Pembinaan generasi muda
✔️ Partisipasi dalam pembangunan daerah
Pesan Edukasi
“Keluarga Sejahtera III Plus bukan hanya tentang keberhasilan ekonomi, tetapi juga tentang kepedulian, kontribusi, dan manfaat bagi sesama. Keluarga yang maju adalah keluarga yang mampu tumbuh bersama masyarakat dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar.”
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
782
Populasi
670
Populasi
-
Populasi
9
Populasi
1461
782
LAKI-LAKI
670
PEREMPUAN
-
JUMLAH
9
BELUM MENGISI
1461
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
AMIR RAMANG
Sekretaris Desa
SYAMSUDDIN
Kaur Keuangan
SUNARTIN
Kaur Perencanaan
AL-ZAHRIN LAHASE
Kaur Umum dan Aset
FITRIA
Kasi Pemerintahan
SAIRMAN
Kasi Kesejahteraan
DJIDAL RAGAIYA
Kasi Pelayanan
AGUSMAN N. RADJAMADI
Kepala Dusun I
HERMAN L
Kepala Dusun II
TAJRIN
Kepala Dusun III
RUSLIN DG MAROTJA
Desa Wani Lumbumpetigo
Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, 72
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Menu Kategori
Jam Kerja
| Hari | Mulai | Selesai |
|---|---|---|
| Senin | 08:00:00 | 16:00:00 |
| Selasa | 08:00:00 | 16:00:00 |
| Rabu | 08:00:00 | 16:00:00 |
| Kamis | 08:00:00 | 16:00:00 |
| Jumat | 08:00:00 | 16:00:00 |
| Sabtu | Libur | |
| Minggu | Libur | |
Arsip Artikel
37.664 Kali
10 Program Pokok PKK dan Penjelasannya
21.377 Kali
Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025
14.693 Kali
KETAHANAN PANGAN DESA Panduan & Mekanisme Efektif Penggunaan Dana Desa
8.844 Kali
PMK Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026.
5.507 Kali
Sipades Ver 3.0
2.835 Kali
Permendagri No. 84 Tahun 2015
1.939 Kali
Pos Bantuan Hukum (Posbakum)
1 Kali
Mengenal Tingkatan Keluarga Sejahtera di Indonesia
5 Kali
Pemutakhiran Data Profil Desa Wani Lumbumpetigo Tahun 2026
44 Kali
PEMUTAKHIRAN DATA PROFIL DESA WANI LUMBUMPETIGO TAHUN 2026
49 Kali
INFOGRAFIS APBDes 2026
47 Kali
Cek Data Bansos
143 Kali
Cara Membuat IKD Pengganti e-KTP
170 Kali
Pencegahan Stunting Pada Anak
Agenda
Belum ada agenda terdata
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 532 |
| Kemarin | : | 703 |
| Total | : | 217,035 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.216.180 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Jam Kerja
| Hari | Mulai | Selesai |
|---|---|---|
| Senin | 08:00:00 | 16:00:00 |
| Selasa | 08:00:00 | 16:00:00 |
| Rabu | 08:00:00 | 16:00:00 |
| Kamis | 08:00:00 | 16:00:00 |
| Jumat | 08:00:00 | 16:00:00 |
| Sabtu | Libur | |
| Minggu | Libur | |


Kirim Komentar