Desa Wani Lumbumpetigo

Kecamatan Tanantovea
Kabupaten Donggala - Sulawesi Tengah

Artikel

Mengenal Tingkatan Keluarga Sejahtera di Indonesia

SYAMSUDDIN

26 20-0 12:31:24

1 Kali Dibaca

Mengenal Tingkatan Keluarga Sejahtera di Indonesia

Dalam kehidupan bermasyarakat, kesejahteraan keluarga menjadi salah satu indikator penting untuk melihat kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Di Indonesia, terdapat klasifikasi yang dikenal dengan istilah Tingkatan Keluarga Sejahtera. Kategori ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana sebuah keluarga mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, mulai dari kebutuhan dasar hingga mampu berkontribusi bagi masyarakat sekitar.

Berikut penjelasan lengkap mengenai tingkatan keluarga sejahtera.


1. Keluarga Pra Sejahtera

Keluarga Pra Sejahtera adalah keluarga yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari secara layak.

Ciri-ciri:

  • Penghasilan sangat terbatas

  • Kesulitan memenuhi kebutuhan makan

  • Tempat tinggal kurang layak

  • Pendidikan anak belum terpenuhi dengan baik

  • Sulit mendapatkan layanan kesehatan

Pada tahap ini, keluarga masih fokus bertahan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal.

Capture 


2. Keluarga Sejahtera I

Pada tingkat ini, keluarga sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar minimum, namun belum memiliki kehidupan yang stabil secara ekonomi.

Ciri-ciri:

  • Makan teratur setiap hari

  • Anak mulai mendapatkan pendidikan

  • Memiliki tempat tinggal sederhana

  • Bisa berobat ketika sakit

  • Belum memiliki tabungan atau cadangan ekonomi

Keluarga Sejahtera I mulai mengalami peningkatan kualitas hidup dibanding Pra Sejahtera.

Capture1 


3. Keluarga Sejahtera II

Keluarga Sejahtera II sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar dan kebutuhan sosial psikologis keluarga.

Ciri-ciri:

  • Penghasilan lebih stabil

  • Pendidikan anak lebih terjamin

  • Hubungan keluarga lebih harmonis

  • Mulai memiliki tabungan sederhana

  • Mampu mengikuti kegiatan sosial di lingkungan

Pada tahap ini, keluarga mulai memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan kualitas hidup.

Capture23 


4. Keluarga Sejahtera III

Keluarga Sejahtera III merupakan keluarga yang sudah mapan dan mampu mengembangkan potensi diri serta lingkungan sekitar.

Ciri-ciri:

  • Kondisi ekonomi cukup baik

  • Pendidikan keluarga lebih tinggi

  • Memiliki perencanaan masa depan

  • Aktif dalam kegiatan masyarakat

  • Memiliki aset atau usaha yang berkembang

Keluarga pada tingkat ini tidak hanya fokus pada kebutuhan pribadi, tetapi juga mulai memberi dampak positif bagi lingkungan.

Captur4e 


5. Keluarga Sejahtera III Plus

Ini adalah tingkat kesejahteraan tertinggi dalam klasifikasi keluarga sejahtera.

Ciri-ciri:

  • Sangat stabil secara ekonomi

  • Aktif membantu masyarakat

  • Terlibat dalam kegiatan sosial dan pembangunan

  • Menjadi contoh atau panutan di lingkungan

  • Memiliki kepedulian sosial yang tinggi

Keluarga Sejahtera III Plus biasanya mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar melalui bantuan sosial, pendidikan, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Capture5  


Kesimpulan

Tingkatan Keluarga Sejahtera bukan hanya sekadar penilaian ekonomi, tetapi juga menggambarkan kualitas hidup, pendidikan, kesehatan, serta peran sosial dalam masyarakat. Setiap keluarga tentu memiliki harapan untuk terus berkembang menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

Dengan memahami klasifikasi ini, masyarakat dapat lebih mengetahui posisi dan kondisi keluarganya, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas hidup demi masa depan yang lebih baik.

PENJELASAN :

KELUARGA PRA SEJAHTERA

Pengertian

Keluarga Pra Sejahtera adalah keluarga yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari secara layak. Biasanya masih mengalami kesulitan dalam hal makanan, pakaian, tempat tinggal, kesehatan, maupun pendidikan.


Ciri-Ciri Keluarga Pra Sejahtera

🔹 Penghasilan sangat rendah atau tidak tetap
🔹 Kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari
🔹 Rumah belum layak huni
🔹 Tidak memiliki tabungan atau aset berharga
🔹 Pendidikan anggota keluarga masih rendah
🔹 Sulit mendapatkan layanan kesehatan dengan baik
🔹 Pekerjaan tidak tetap atau pengangguran


Contoh Kondisi

✅ Makan hanya 1–2 kali sehari
✅ Rumah berdinding papan/rumbia dan lantai tanah
✅ Anak terancam putus sekolah karena biaya
✅ Tidak memiliki kendaraan atau aset produktif
✅ Penghasilan hanya cukup untuk kebutuhan harian


Tujuan Pendataan Pra Sejahtera

Pendataan ini dilakukan agar keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan pemerintah seperti:

✔️ Bantuan pangan
✔️ Program kesehatan
✔️ Bantuan pendidikan
✔️ Program rumah layak huni
✔️ Bantuan UMKM dan sosial lainnya


Pesan Edukasi

“Keluarga Pra Sejahtera bukan berarti tidak mampu selamanya. Dengan dukungan, kerja keras, dan program pemberdayaan yang tepat, kesejahteraan keluarga dapat terus meningkat.”

KELUARGA SEJAHTERA I

Pengertian

Keluarga Sejahtera I adalah keluarga yang sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, namun kondisinya masih terbatas dan belum sepenuhnya stabil secara ekonomi maupun sosial.


Ciri-Ciri Keluarga Sejahtera I

🔹 Kebutuhan makan sehari-hari mulai terpenuhi
🔹 Sudah memiliki tempat tinggal sederhana
🔹 Anak mulai mendapatkan pendidikan
🔹 Bisa berobat ketika sakit
🔹 Memiliki penghasilan meskipun masih terbatas
🔹 Belum memiliki tabungan atau aset yang cukup
🔹 Kehidupan ekonomi masih rentan


Contoh Kondisi

✅ Makan teratur setiap hari
✅ Anak sudah bersekolah
✅ Rumah sederhana namun layak ditempati
✅ Sudah memiliki pekerjaan atau usaha kecil
✅ Masih kesulitan jika ada kebutuhan mendadak


Tujuan Pendataan

Pendataan Keluarga Sejahtera I bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memberikan pembinaan dan program peningkatan kesejahteraan seperti:

✔️ Bantuan UMKM
✔️ Pelatihan keterampilan
✔️ Bantuan pendidikan
✔️ Program kesehatan keluarga
✔️ Program pemberdayaan ekonomi masyarakat


Pesan Edukasi

“Keluarga Sejahtera I merupakan langkah awal menuju kehidupan yang lebih mandiri, sehat, dan sejahtera. Dengan semangat kerja keras dan dukungan bersama, kesejahteraan keluarga dapat terus meningkat.”

 

KELUARGA SEJAHTERA II

Pengertian

Keluarga Sejahtera II adalah keluarga yang sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar serta kebutuhan sosial dan psikologis keluarga dengan lebih baik. Kondisi ekonomi mulai stabil dan kehidupan keluarga lebih harmonis.


Ciri-Ciri Keluarga Sejahtera II

🔹 Penghasilan keluarga lebih stabil
🔹 Kebutuhan makan, pakaian, dan tempat tinggal terpenuhi
🔹 Anak mendapatkan pendidikan yang lebih baik
🔹 Hubungan keluarga harmonis dan saling mendukung
🔹 Mulai memiliki tabungan atau aset sederhana
🔹 Aktif dalam kegiatan sosial masyarakat
🔹 Memiliki perencanaan masa depan keluarga


Contoh Kondisi

✅ Anak sekolah berjalan lancar
✅ Memiliki rumah yang lebih layak
✅ Sudah mempunyai tabungan meski sederhana
✅ Bisa memenuhi kebutuhan kesehatan keluarga
✅ Mulai memiliki usaha atau pekerjaan tetap
✅ Aktif ikut kegiatan desa atau lingkungan


Tujuan Pendataan

Pendataan Keluarga Sejahtera II dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga melalui:

✔️ Pengembangan ekonomi keluarga
✔️ Pelatihan usaha dan keterampilan
✔️ Program pendidikan lanjutan
✔️ Peningkatan kesehatan dan gizi keluarga
✔️ Pemberdayaan sosial masyarakat


Pesan Edukasi

“Keluarga Sejahtera II menunjukkan keluarga yang mulai mandiri, harmonis, dan berkembang. Dengan terus menjaga pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga, kesejahteraan yang lebih tinggi dapat tercapai.”

KELUARGA SEJAHTERA III

Pengertian

Keluarga Sejahtera III adalah keluarga yang telah mampu memenuhi kebutuhan dasar, sosial, dan pengembangan keluarga dengan baik. Keluarga ini sudah lebih mapan, mandiri, serta aktif berperan dalam lingkungan masyarakat.


Ciri-Ciri Keluarga Sejahtera III

🔹 Kondisi ekonomi keluarga cukup baik
🔹 Memiliki rumah yang layak dan nyaman
🔹 Pendidikan anggota keluarga lebih tinggi
🔹 Memiliki tabungan atau aset yang berkembang
🔹 Aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan
🔹 Mampu merencanakan masa depan keluarga
🔹 Memiliki usaha atau pekerjaan yang stabil


Contoh Kondisi

✅ Keluarga memiliki penghasilan tetap dan cukup
✅ Anak dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi
✅ Memiliki kendaraan atau aset produktif
✅ Aktif membantu kegiatan lingkungan/desa
✅ Sudah memiliki perencanaan keuangan keluarga
✅ Kehidupan keluarga harmonis dan mandiri


Tujuan Pendataan

Pendataan Keluarga Sejahtera III bertujuan untuk mendorong keluarga agar terus berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui:

✔️ Pengembangan usaha produktif
✔️ Program peningkatan kualitas SDM
✔️ Pelatihan kewirausahaan
✔️ Kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat
✔️ Penguatan ekonomi keluarga berkelanjutan


Pesan Edukasi

“Keluarga Sejahtera III adalah gambaran keluarga yang mandiri, berkembang, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kesejahteraan tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat dan membangun desa yang lebih maju.”

KELUARGA SEJAHTERA III PLUS

Pengertian

Keluarga Sejahtera III Plus adalah tingkat kesejahteraan tertinggi, yaitu keluarga yang tidak hanya mampu memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya, tetapi juga aktif berkontribusi dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.


Ciri-Ciri Keluarga Sejahtera III Plus

🔹 Kondisi ekonomi sangat stabil
🔹 Memiliki aset atau usaha yang berkembang
🔹 Pendidikan keluarga lebih tinggi dan berkualitas
🔹 Aktif membantu masyarakat dan kegiatan sosial
🔹 Menjadi panutan di lingkungan sekitar
🔹 Memiliki kepedulian sosial yang tinggi
🔹 Berperan dalam pembangunan desa atau komunitas


Contoh Kondisi

✅ Memiliki usaha yang maju atau pekerjaan mapan
✅ Mampu membantu keluarga lain yang membutuhkan
✅ Aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pendidikan
✅ Menjadi contoh keluarga harmonis dan mandiri
✅ Berkontribusi dalam pembangunan lingkungan/desa
✅ Memiliki perencanaan masa depan yang baik dan berkelanjutan


Tujuan Pendataan

Pendataan Keluarga Sejahtera III Plus bertujuan untuk mendorong keluarga agar terus menjadi penggerak kemajuan masyarakat melalui:

✔️ Program pemberdayaan masyarakat
✔️ Kegiatan sosial dan kemanusiaan
✔️ Dukungan UMKM dan ekonomi desa
✔️ Pembinaan generasi muda
✔️ Partisipasi dalam pembangunan daerah


Pesan Edukasi

“Keluarga Sejahtera III Plus bukan hanya tentang keberhasilan ekonomi, tetapi juga tentang kepedulian, kontribusi, dan manfaat bagi sesama. Keluarga yang maju adalah keluarga yang mampu tumbuh bersama masyarakat dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar.”

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Statistik Desa

Aparatur Desa

Kepala Desa

AMIR RAMANG

Sekretaris Desa

SYAMSUDDIN

Kaur Keuangan

SUNARTIN

Kaur Perencanaan

AL-ZAHRIN LAHASE

Kaur Umum dan Aset

FITRIA

Kasi Pemerintahan

SAIRMAN

Kasi Kesejahteraan

DJIDAL RAGAIYA

Kasi Pelayanan

AGUSMAN N. RADJAMADI

Kepala Dusun I

HERMAN L

Kepala Dusun II

TAJRIN

Kepala Dusun III

RUSLIN DG MAROTJA

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Wani Lumbumpetigo

Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, 72

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Agenda

Belum ada agenda terdata

Komentar

Salamiyah

09 Februari 2026 14:41:10

Terima kasih untuk info tufoksinya...

Supeno

27 Oktober 2025 16:12:41

Terus tingkatkan...

Noxon D. Rorong

17 Oktober 2025 11:17:06

Luarbiasa Kemndes RI...

Noxon D. Rorong

17 Oktober 2025 11:15:42

Luarbiasa Kemndes RI...

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:532
Kemarin:703
Total:217,035
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.180
Browser:Mozilla 5.0

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 1.257.005.375,24RP 584.551.275,24

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 1.181.517.752,00RP 1.130.126.552,00

Pembiayaan

AnggaranRealisasi
Rp -38.075.048,00RP -38.075.048,00

APBDes 2025 Pendapatan

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 709.952.000,00RP 399.087.800,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp 30.430.731,24RP 30.430.731,24

Alokasi Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 516.557.000,00RP 154.967.100,00

Bunga Bank

AnggaranRealisasi
Rp 65.644,00RP 65.644,00

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 499.221.900,00RP 499.221.900,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 476.074.200,00RP 424.683.000,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 59.650.000,00RP 59.650.000,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

AnggaranRealisasi
Rp 42.171.652,00RP 42.171.652,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

AnggaranRealisasi
Rp 104.400.000,00RP 104.400.000,00

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-0.6859612500756324
Longitude:119.84561294317247

Desa Wani Lumbumpetigo, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala - Sulawesi Tengah

Buka Peta

Wilayah Desa